[dirangkum oleh Diskominsta Magelang]
Sahabat Data,
Di balik canggihnya kecerdasan buatan (AI) hari ini, terdapat pahlawan tanpa tanda jasa yaitu Database. Bukan sekadar tempat penyimpanan, database adalah ekosistem informasi yang disusun secara sistematis untuk memudahkan akses dan pengelolaan data. Melalui sistem manajemen basis data (DBMS), informasi diorganisasikan ke dalam tabel, baris, dan kolom yang saling berhubungan. Tanpa struktur ini kecerdasan buatan akan kesulitan dalam memproses suatu informasi.
Berdasarkan strukture dan model nya Database dibedakan menjadi beberapa jenis , yaitu :
Database Relasional : data dalam bentuk tabel yang memiliki relasi satu sama lain. Contohnya MySQL, PostgreSQL, Oracle, dan SQL Server.
Database Non-Relasional : data tidak menggunkan tabel tradisional sehingga cocok untuk data yang tidak terstruktur atau semi-terstruktur. Contohnya MongoDB (dokumen), Cassandra (wide-column), Redis (key-value), dan Neo4j (graph).
Database Hierarkis : data memiliki strukture pohon dengan hubungan induk dan anak. Contohnya IBM IMS.
Database Jaringan : data memiliki strukture yang kompleks menyerupai graf dan memungkinkan memiliki hubunyan many to many. Contohnya Integrated Data Store (IDS).
Database In-Memory : penyimpanan data menggunakan memori utama sehingga dapat diakses dengan cepat , seperti Redis dan Memcached.
Database Cloud : data yang memiliki sistem penyimpanan melalui layanan cloud untuk memudahkan pengelolaan dan skalabilitas. Contohnya Amazon RDS, Google Cloud SQL, dan Microsoft Azure SQL Database.